Posted on Leave a comment

Babi Guling Bali No ratings yet.

 

Nama babi guling di Bali sebetulnya lebih dikenal dengan be guling yang diciptakan kesatu kali oleh Suku Bali walaupun di luar negeri tradisi babi panggang yang serupa dengan babi guling sudah dikenal luas. Bahan utama untuk menciptakan babi guling tentunya ialah daging dari anak babi, baik jantan maupun betina. Lalu isi perut babi itu akan dipenuhi dengan sayur berupa daun ketela pohon baru nantinya dipanggang seraya diguling-gulingkan.

Makanan khas Bali babi guling bakal matang bila warnanya sudah berubah, dari tadinya merah mulai menjadi cokelat dengan tekstur dagingnya yang menjadi renyah.

Makanan ini termasuk makanan premium, menilik dulunya melulu disajikan ketika upacara adat atau upacara keagamaan saja, namun sekarang telah menjadi menu rumah santap di Bali. Untuk menemukan makanan khas Bali ini dapat didapat di Kabupaten Gianyar, baik di rumah santap atau hotel-hotel yang menyediakannya.

Namun karena diciptakan dari daging babi, untuk umat islam paling tidak dianjurkan untuk memakannya, sebab sudah tentu haram. Namun sebab mempunyai rasa enak, masyarakat Hindu di Bali paling menyukainya, tergolong turis-turis asing yang sedang melancong ke Pulau Dewata tersebut.

Bahan: 

  √  Seekor babi (berat sesuai keinginan)

  √  Bumbu base Genep (• Resep tertera di bawah / komponen bumbu Base Genep sekarang sudah ada yang jual di toko – toko bumbu)

  √  kayu bakar / serabut kelapa

  √  Alat panggang babi ( berupa besi / Kayu)

Cara Membuat:

Babi  diikat kakinya sampai tidak bisa bergerak kemudian dikeluarkan darahnya dari leher, gunakan pisau yang runcing dan jangan terlalu besar membuat lubang.

Setelah darahnya habis baru dibersihkan kulitnya dengan menggunakan Api atau kalau babi berukuran kecil bisa menggunakan air panas.

Kemudian keluarkan isi perut dengan cara membuat lubang pada bagian perut. dan bersihkan kotorannya.

Setelah bersih baru tusukkan alat pemanggangan babi dari mulut sampai tembus ke bagian belakang

Masukkan bumbu ke dalam perut dan jahit kembali lubang perut.

Ikat keempat kaki babi jika babi berukuran besar dan tutup lubang darah yang berada di leher babi menggunakan serabut kelapa.

Nyalakan kayu bakar

Babi siap untuk dipanggang

Panggang babi secara merata selama kurang lebih 2 jam.

Tunggu sampai warna babi berubah menjadi kemerahan

Setelah merah merata dan dirasa babi sudah cukup matang angkat dan bersikan kembali menggunakan lap bersih

Babi guling siap untuk dihidangkan.

Catatan:

Untuk menghindari terbakarnya kulit babi,  tempat pemanggangan api juga mesti diperhatikan, sehingga kematangan kulit dan daging babi pas buat rasa lidah. Jarak api dengan babi saat memanggang juga menjadi penentu kulit itu enak atau tidak, salah sedikit mengatur jarak kulit babi akan hangus. Tidak mudah membuat kulit babi guling terasa renyah dan enak, perlu konsentrasi tinggi saat memanggang dengan cara memutar daging babi yang telah ditusuk dengan bambu (guling) babi, jika tidak kulit babi itu akan terbakar, kalau terbakar rasa akan berubah menjadi pahit.

  • Bumbu Base Genep

Dalam masakan bali di kenal dengan berbagai macam bumbu. Ada yang disebut dengan bumbu genep/ lengkap serta bumbu cekuh/ kencur.

Sebagai pelengkapnya ada juga sambal matah/mentah dan sambal goreng.

Berikut ini kita mengolah bumbu base genep.

Bumbu Base Genep

Bahan:

  √  250 gr Bawang Merah

  √  125 gr Bawang Putih

  √  45  gr Laos

  √  65  gr Jahe

  √  40  gr Kunir

  √  20 gr kencur

  √  125 gr Cabe besar buang bijinya hingga bersih

  √  50 gr Cabe kecil

  √  40 gr Kemiri

  √  50 gr Terasi

  √  1 st Ketumbar

  √  ½ sm Merica

  √  Garam secukupnya

  √  100 mlt Minyak goreng

  √  200 mlt Air

  √  4 lembar Daun Salam

  √  3 lembar daun jeruk

  √  2 batang sereh

Cara Membuat:

Potong-potong semua bumbu lalu masukan ke dalam blender, tuang minyak goreng 50 mlt dan air secukupnya lalu blender. Bila lebih menyenangi bumbu halus maka blenderlah hingga halus.

Setelah itu, panaskan sisa minyak kemudian tumis bumbu tambahkan air, daun salam, daun jeruk dan sereh yang telah dimemarkan. Tambahkan sisa air.

Tumislah hingga asat dan berbau harum.

Angkat dan dinginkan.

Setelah dingin simpanlah di kulkas.

Perlu diketahui, bila anda menyimpannya di freeser, bumbu ini bisa bertahan paling lama 1.5 minggu.

Please rate this

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *