Posted on Leave a comment

Nasi Jinggo Bali 5/5 (1)

 

Nasi jinggo adalah makanan khas Bali dengan tampilan nasinya berbentuk kerucut memanjang kemudian diberi lauk berupa suwiran daging, sambal, sambal goreng tempe, dan mie. Jika disaksikan sepintas memang nyaris serupa dengan nasi kucing khas angkringan dari Yogyakarta dan Jawa Tengah, tetapi dari lauk dan format nasinya itulah yang membedakannya.

Di samping itu, pembungkusan nasi jinggo lebih sering memakai daun pisang tinimbang kertas minyak. Berdasarkan keterangan dari sejarah, makanan ini dinamai jinggo sebab dulu harganya hanya 1500 rupiah sesuai makna nama jinggo yaitu 1500. Namun kini sebab naiknya harga sembako, membuatnya dapat dihargai 5 ribu hingga 10 ribu rupiah satu porsinya.

Selain dapat dibeli untuk santap malam, makanan khas Bali di Kuta ini sering pula disajikan pada ketika acara-acara pernikahan dan arisan dengan lauk yang lebih pelbagai tentunya. Di samping lauk yang sudah disebut di atas, masih terdapat lauk yang lebih keren, yakni sate lilit, telur asin, sate ayam, sayur tumis, dan kacang goreng. Rasa nasinya paling pulen dan sambalnya berasa super pedas, membuatnya semakin digandrungi.

Bagi mendapatkannya dapat ditemukan ketika malam hari mulai jam 7 malam sampai tengah malam di warung-warung pinggir jalan. Kota-kota besar tujuan semua pelancong laksana Denpasar, Kuta, dan Ubud menjadi kota dengan warung nasi jinggo yang begitu menjamur.

Please rate this

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *