Posted on Leave a comment

Nasi Tepeng Bali 5/5 (1)

 

Nasi tepeng sebenarnya serupa dengan nasi campur, tetapi mempunyai lauk dengan jenis beda dari nasi campur, bahkan lauk itu menjadi salah satu pesona nasi tepeng. Yang membuat dua-duanya sama ialah pemakaian lauknya yang cukup pelbagai dan dibaur menjadi satu, walaupun variasi lauk dua-duanya berbeda. Nasi tepeng sendiri tidak jarang disebut dengan nama sego tempong dan menjadi makanan khas Kabupaten Gianyar.

Bagi menyajikannya, warung-warung yang menjualnya akan memakai alas berupa daun pisang yang sudah dilapis sejumlah helai daun supaya tidak gampang rusak. Rasa dari nasi tepeng berpengaruh pedas dan lauk pauk di dalamnya menciptakan variasi rasa lebih beragam, terutama sayurannya dengan kandungan serat.

Berbagai ragam sayuran dapat dimasukkan ke dalam porsi nasi tepeng laksana terong, kacang merah, kacang panjang, nangka muda, kelapa parut, dan daun kelor yang direbus terlebih dahulu. Kesemua sayur tersebut akan menjadi ekstra nasi yang sudah dimasak dengan santan, kunyit, serai, daun salam, dan garam. Berkat pengolahan nasi yang bertolak belakang inilah yang membuatnya menarik dan memberi rasa gurih.

Di samping sayur dan nasi, seringkali satu porsi makanan yang dihargai 10 ribu rupiah ini bakal diberi sambal. Untuk menemukan makanan khas Bali nasi tepeng lumayan kunjungi saja pasar senggol Jalan Ngurah Rai yang buka dari jam 6 hingga 11 malam saja.

Pertama, siapkan dulu nih bahan untuk membuat nasinya.

Beras, siapkan sekitar 500 gram
Daun Salam, sebanyak 4 lembar
Santan segar, 1 liter dari 1 butir kelapa (bisa diganti dengan melarutkan 200ml santan kelapa instan ke dalam 800ml air)
Serai, 2 batang
Garam, 2 sendok teh
Kedua, siapkan bahan untuk lauk pelengkapnya.

Ayam, 1/2 kg
Telur yang sudah direbus, 4 butir
Bawang Merah, 4 siung
Bawang putih, 2 siung
Ketumbar Bubuk, 1 sendok teh
Ketiga, Sayuran pelengkap

Daun kelor (bisa diganti dengan daun singkong atau kenikir), sekitar 4 genggam
Nangka Muda, sekitar 250 gram
Kacang Panjang, sekitar 5 julur
Tauge, sekitar 2 genggam
Kelapa serut (optional)
Garam, sejumput untuk perebusan masing-masing sayuran
Keempat, siapkan sambal nendang untuk Nasi Tepengnya

Cabai merah keriting, 4 buah
Cabai merah besar, 4 buah
Cabai rawit, 5 buah (bisa ditambah lagi jika suka lebih pedas)
Bawang putih, 3 siung
Bawang merah, 4 siung
Terasi, 1 sendok teh
Gula 1 sendok makan
Garam 1 sendok teh
Minyak secukupnya
Sekarang, setelah semua bahan siap, yuk langsung simak cara membuatnya.

Pertama: Nasi.
Didihkan santan bersama dengan daun salam, serai yang sudah dimemarkan, dan garam sambil sesekali diaduk supaya santan tidak pecah.

Bila sudah betul-betul mendidih, masukkan beras yang sudah dicuci bersih ke dalam santan tadi. Aduk terus sampai meresap atau air terlihat menyusut. Pada nasi biasa, pengadukan hanya dilakukan sesekali. Untuk mendapatkan tekstur Nasi Tepeng yang diinginkan, aduklah terus adonan beras dan santan tersebut, dan berhentilah sesekali. Jika sudah benar-benar menyusut kadar airnya, matikan api dan diamkan terlebih dahulu.

Sementara itu, Anda dapat menyalakan kukusan sampai panas, atau sampai terlihat uap mengepul keluar dari panci kukusan.

Saat kukusan telah siap, adonan nasi yang baru setengah matang tadi sudah semakin ‘asat’ atau menyusut sempurna. Maka Anda tinggal memasukkan adonan tadi ke dalam kukusan. Tunggulah selama kira-kira 45 menit sampai matang.

Sembari menunggu matang, Anda dapat mulai mengolah Lauk.

Haluskan bawang merah, bawang putih dan ketumbar, lalu tumis sebentar. Tambahkan air secukupnya lalu masukkan potongan ayam dan telur rebus. Air yang digunakan kira-kira sampai sedikit diatas lauk yang direbus dalam panci. Didihkan sampai bumbu meresap ke dalam ayam dan telur dan air menyusut.

Jika sudah, goreng Ayam dan telur berbumbu tadi. Untuk telur rebusnya Anda bisa juga tidak menggorengnya jika memang tidak suka.

Selanjutnya, Anda dapat mengolah sayuran.
Rebus terpisah masing-masing sayuran dengan sejumput garam untuk memberi sedikit rasa dan menghilangkan getah pada nangka muda. Khusus kelapa serut tidak perlu direbus ya.

Terakhir, mari siapkan sambal.
Goreng cabai merah keriting, Cabai merah besar, cabai rawit, serta bawang merah dan putih dalam minyak panas. Haluskan semuanya bersama terasi, gula dan garam.

Jika semua bagian telah siap, saatnya Platting. Supaya kesan Gianyarnya tetap dapat, Anda dapat menggunakan daun pisang sebagai piring.

Please rate this

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *