Posted on Leave a comment

Rujak Buleleng , Makanan Khas Bali No ratings yet.

Makanan khas Bali yang ketiga ialah rujak buleleng. Kuliner sangat tepat guna menimati teriknya matahari Bali ketika siang hari ialah rujak buleleng yang mempunyai rasa segar nan pedas.

Berbagai buah-buahan akan dicukur dalam satu wadah lantas nantinya bakal dilumuri bumbu rujak di atasnya secara merata, itulah rujak buleleng. Sekilas memang serupa dengan rujak-rujak beda di Indonesia, namun sebab bumbu atau sambalnya yang dibaur dengan buah membuatnya berbeda.

Kita tahu sendiri bahwa rujak normal yang kerap dijual akan mengasingkan bumbu dengan buah yang nantinya dimakan dengan teknik mencocol buah dengan bumbu tadi.

Makanan khas Bali ini memang menjadi idola saat merasakan keindahan wisata di bali. Rujak Buleleng bali Walaupun terdapat pula yang membaur buah dengan bumbu, tapi banyak sekali di pisahkan, dan perbedaan lain ialah bahan penciptaan bumbunya.

Bahan-bahan yang dipakai untuk menciptakan bumbunya ialah gula aren buleleng, cuka, terasi, garam, cabai rawit, dan yang berbeda ialah adanya pisang batu. Tujuan dari peningkatan jenis pisang tersebut ialah untuk memberi rasa sepat sesudah kesemua bumbu bersatu dengan teknik diuleg.

Sedangkan guna buah-buahan penciptaan rujak dari Buleleng ini sama dengan kebanyakan, yaitu ada mangga, kedondong, nanas, bengkoang, ubi merah, pepaya, dan timun yang diiris tipis-tipis. Saat mencicipinya anda akan langsung merasa pedas dari bumbunya dan buah-buah muda tadi bakal memberi rasa segar di mulut, sampai-sampai terasa begitu nikmat.

Please rate this

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *